the end of the journey to start a new life

THE END OF THE JOURNEY



Assalamualaikum Wr. Wb. sebelum nya perkenalkan nama saya Bintang Raffa Anggara. YZ asal pendaftaran jambi.
    ya seperti judul di atas "the end of the journey to start a new life" mungkin awal-awal pada bingung apa arti judul yang saya buat. Tapi nanti setelah saya cerita kalian akan tahu maksudnya. 
bermula dari tamat sma kebetulan saya tamatan SMAN TITIAN TERAS salah satu sma semi militer dan unggul di provinsi jambi, awal nya tujuan saya ingin masuk sma teersebut karena saya memiliki cita cita dari kecil yaitu menjadi polisi. jadi saya berpikir dengan masuknya saya ke sma tersebut setidaknya memudahkan saya untuk bisa tes ke tahap itu (polisi). dari kelas 1 sma saya sudah menanamkan ke dalam diri saya untuk bersungguh-sungguh belajar dan alhamdulillah saya sering mendapatkan peringkat di kelas segingga berlanjut sampai kelas 3 sma. banyak eskul yang saya ikuti salah satu nya sebagai wakil ketua OSIS dan juga sebagai paskib. beharap dengan banyak nya kegiatan yang saya ikuti beharap untuk bisa jadi bekal kepemimpinan saya untuk polisi kala besok. seiring perjalanan waktu masa sma saya udah selesai tiba la saat nya dimana hari yang ditunggu-tunggu dari kecil  telah tiba. Ya mengikuti tes polisi (AKPOL) hari dimana semua persiapan yang saya siapkan dari kecil hingga sma telah tiba. semuanya saya tumpahkan untuk tujuan awal saya. untuk tes ini banyak pengorbanan waktu yang saya habiskan setelah tamat sma saya bukan menikmati masa masa tamat sma seperti teman lain melainkan menghabiskan waktu saya untuk bimbel dan bahkan jasmani agar lebih matang persiapan saya. semuanya saya korbankan untuk persiapan tes ini. Dan tibalah waktu dimana tes dimulai semua nya pengalaman ilmu dan lain-lain saya keluarkan segingga tibalah di tahap perengkingan. ternyata tidak semudah yang saya pikirkan. Ya.. saya gugur di perengkingan. diwaktu itu saya merasa hampir mati rasa sedih sakit semua nya saya rasakan. tapi tak cukup berhenti disitu saja. 
    Tak lama dari itu saya bangkit lagi,karna pesan dari ayah saya. "Nangis boleh ngerasa sakit boleh tapi tidak boleh lama" disitu saya coba hidupkan lagi api semangat saya. dan setelah itu setelah saya berdiskusi panjang dengan keluarga  saya. saya memutuskan untuk mencoba lagi tahun depan (tahun sekarang), yaitu tes polisi lagi. tapi untuk tahun ini saya siapkan lebih banyak lagi saya belajar lebih giat lagi, latihan fisik lebih ekstra lagi. prinsip saya tahun depan harus lebih dari tahun sebelum nya. bahkan untuk santai dan berkumpul sama teman saja jarang dan bahkan hampir tidak pernah. dan tiba waktu nya tahun sudah berganti waktu tes sudah dimulai perjuangan untuk masa depan saya dimulai lagi. Waktu dimana untuk mengeluarkan semua yang saya tanam selama ini, semuanya saya kerahkan. Dan tiba di waktu tes semua  nya berjalan baik tahap demi tahap saya lewati. Tapi setelah semua tahap yang saya lewati ternyata tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan. lagi dan lagi saya jatuh di perengkingan. semua perjuangan yang saya siapkan ternyata masi belum berbuah hasil. Lagi dan lagi rasa sakit dan sedih saya rasakan.capek,letih,semuanya sudah saya rasakan tapi tidak ada hasil sama sekali. Saya sempat mengeluh sama tuhan. seindah apa rencana yang engkau siapkan sampai sampai sakit ini berulang lagi dan lagi. sampai satu minggu saya merenungkan apakah semua perjuangan saya selama ini, hanya mendapatkan kegagalan ini ? tapi saya tersadarkan jika saya hanya berdiam diri saja bumi akan selalu berjalan kehidupan akan terus berjalan dan jika saya tidak melanjutkan langkah saya. saya akan terjebak di langkah yang saya lalui selama ini. saya pernah mendengar tuhan tidak akan pernah menguji manusia di luar batas kemampuan nya. dan dibalik semua ini pasti akan indah pada waktu nya. dengan kata ini saya berpegang dan percaya akan ada sesuatu yang indah di ujung sana yang sudah di ciptakan oleh sang skenario terbaik ( tuhan ) di tahun ini saya mecoba melihat peluang selain polisi yaitu kedinasan dan saya tertarik sama kedinasan poltekim saya ingin mencoba nya pada peluang kedinasan ini dengan bermodal pelajaran yang saya pelajari selama ini. dan lagi dan lagi ternyata poltekim tidak buka pendaftaran pada tahun ini. akhir nya saya memutar otak lagi dan sampai la pada kedinasan IPDN. jujur ada kedinasan IPDN ini belum pernah terlintas di otak saya bahkan cita cita pun atau keinginan pun untuk IPDN ini belum ada tertarik sama sekali dalam hidup saya. Tapi orang tua saya menyuruh saya untuk coba aja mereka bilang rezeki ga ada yang tau. dan karna orang tua saya yang bilang gitu, akhir nya saya mencoba untuk ikut dalam seleksi tes tersebut. tahap demi tahap saya ikuti tes nya dan sampai la di penghujung tes, bertepatan di malam hari pengumuman tes di tampilkan dan alhamdulillah saya mendapati peringkat 1 se provinsi jambi. Dan setelah itu saya percaya akan ada sesuatu yang indah tuhan siapkan buat kita. dan setelah itu saya di kukuhkan menjadi seorang praja pratama. Jadi perjalanan yang saya inginkan berakhir disini dan perjalan baru yang lebih indah akan di mulai dari sekarang saya jadi praja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini